Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

Trending

― Advertisement ―

spot_img

Nasional

TPU Tanjung Mekar Karawang Viral, Makam Tertimbun Sampah dan Tanpa Tanda Bikin Warga Kesulitan Ziarah

KARAWANG | INFOKUS.CLICK – Kondisi Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang menjadi sorotan publik setelah sebuah video...

Peristiwa

Satu Tahun Kepemimpinan Aep-Maslani Dinilai On The Track, Askun Singgung Janji Buku Gratis di Karawang

KARAWANG | INFOKUS.CLICK –Memasuki satu tahun masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh – H. Maslani, kinerja keduanya mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Tidak hanya dari kelompok pemuda, penilaian juga datang dari praktisi hukum sekaligus pengamat kebijakan publik, Asep Agustian.Rabu 4/1/26

Menurut praktisi hukum sekaligus pengamat kebijakan publik, Asep Agustian menyampaikan kecil kemungkinan Aep-Maslani melupakan janji politik yang disampaikan saat Pilkada Karawang. Hal tersebut karena janji politik tersebut telah tertuang dalam tagline “Karawang Maju” serta masuk dalam visi-misi RPJMD Kabupaten Karawang.

Selain itu, soliditas partai politik koalisi pengusung Aep-Maslani dinilai masih terjaga dan terus mendorong setiap kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Karawang.

“Meskipun saya bukan pendukung Aep-Maslani saat Pilkada, tapi kalau bicara tagline Karawang Maju kita harus objektif. Menurut saya, satu tahun pemerintahan Aep-Maslani masih on the track,” ujar Asep Agustian, Selasa (3/2/2026).

Disinggung terkait janji politik Aep-Maslani mengenai pengadaan buku paket dan LKS gratis bagi sekolah negeri di Karawang, Asep Agustian mengakui bahwa program tersebut kini mulai banyak dipertanyakan publik, khususnya di media sosial.

Meski begitu, pria yang akrab disapa Askun ini meyakini bahwa Aep-Maslani tidak mungkin mengingkari janji politik tersebut. Menurutnya, belum terealisasinya program buku gratis dipengaruhi oleh faktor kebijakan anggaran daerah.

“Kemungkinan besar program buku paket dan LKS gratis ini di-pending karena adanya pemangkasan Transfer Kas Daerah (TKD) Karawang yang nilainya mencapai lebih dari Rp700 miliar,” jelasnya.

Pemangkasan anggaran tersebut membuat Pemkab Karawang harus melakukan efisiensi anggaran, yang berdampak pada sejumlah program prioritas, termasuk sektor pendidikan.

Askun menilai, saat ini program pembangunan sektor pendidikan di Karawang masih difokuskan pada pembangunan infrastruktur. Di antaranya pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) serta renovasi dan peremajaan gedung sekolah yang rusak.

“Kalau dilihat, selain pembangunan infrastruktur jalan yang sudah mulai bagus, gedung-gedung sekolah yang menjadi kewenangan daerah juga banyak yang direnovasi oleh pemerintahan Aep-Maslani,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Askun menilai bahwa satu tahun masa pemerintahan Aep-Maslani masih tergolong singkat atau ‘seumur jagung’. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk bersabar menunggu realisasi seluruh janji politik kepala daerah Karawang tersebut.

“Selama arah pemerintahan masih on the track, masyarakat seharusnya bersabar. Apalagi kepemimpinan Aep-Maslani juga tidak anti kritik dan masih terbuka menerima saran dari berbagai pihak,” pungkasnya.(andyka)

Artikel Lainnya

Tops News

Populer