KARAWANG | INFOKUS.CLICK – Di tengah momentum perayaan hari jadi Kabupaten Karawang ke-393, masyarakat Karawang Selatan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang menggelar aksi solidaritas di kantor Pemkab Karawang, Senin (14/9/2026)
Aksi ini menjadi bentuk keprihatinan sekaligus desakan kepada Pemerintah Kabupaten Karawang untuk segera merealisasikan perbaikan infrastruktur di wilayah Karawang Selatan, khususnya Jalan Badami-Loji yang kondisinya rusak parah dan membahayakan keselamatan warga.
Melalui rilis yang disampaikan BEM FKIP UBP Karawang Kabinet Lentera, terdapat 8 tuntutan utama yang disuarakan:
1. Mendesak Bupati Karawang segera merealisasikan janjinya untuk memperbaiki Jalan Badami-Loji.
2. Menetapkan tenggat waktu yang jelas dan terbuka untuk penyelesaian perbaikan Jalan Badami-Loji.
3. Segera memperbaiki ruas jalan yang rusak dengan kualitas yang layak dan tahan lama.
4. Menindak tegas pihak yang terbukti menyebabkan atau memperparah kerusakan Jalan Badami-Loji.
5. Memeriksa dan menertibkan armada PT Jui Shin Indonesia yang melintasi Jalan Badami-Loji, termasuk terkait tonase dan andalalin.
6. Merealisasikan pembangunan jalur khusus dari Exit Tol Bojongmangu menuju PT Jui Shin Indonesia untuk mengurangi beban kendaraan industri di Jalan Badami-Loji.
7. Memastikan Jalan Badami-Loji menjadi jalan yang aman, layak, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
8. Menuntut dibuatkannya Perda/Perbup yang mengatur pemisahan jalur kendaraan industri khusus dengan jalur umum demi menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat.
Koordinator aksi menegaskan bahwa tuntutan ini bukan untuk menolak investasi, melainkan agar pembangunan berjalan seimbang dan tidak mengorbankan keselamatan serta hak-hak masyarakat Karawang Selatan.
“Di usia Karawang yang ke-393 ini, kami ingin Karawang benar-benar maju dan sejahtera. Jangan sampai kemajuan industri membuat rakyat di selatan justru terabaikan dengan jalan rusak dan rawan kecelakaan,” ujar perwakilan massa.
Massa berharap momentum HUT Karawang menjadi titik balik perhatian pemerintah terhadap pemerataan pembangunan, khususnya infrastruktur dasar yang langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat.”Pungkasnya (Andyka)

