Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

Trending

― Advertisement ―

spot_img

Nasional

Peristiwa

Pilkades Wadas 2026, Mashudi alias Budi Georn Gelar Bimtek Tim Pemenangan dan Paparkan Program Unggulan

KARAWANG | INFOKUS.CLICK – Setelah resmi ditetapkan sebagai calon Kepala Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, dengan nomor urut 2, Mashudi atau yang akrab disapa Budi Georn langsung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bersama tim pemenangan dan relawan.

Kegiatan tersebut berlangsung di RM Sindang Reret, Sabtu (17/10/2026), sebagai langkah persiapan menghadapi kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Wadas 2026.

Mashudi mengatakan, Bimtek tersebut bertujuan memberikan pembekalan kepada tim pemenangan dan relawan agar dapat menjalankan tugas secara terarah, khususnya dalam memperkenalkan dirinya kepada masyarakat serta menyampaikan visi, misi, dan program kerja yang diusungnya.

“Tim pemenangan dan seluruh relawan Mashudi harus segera turun ke masyarakat hingga menjelang hari pencoblosan tiba,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mashudi memaparkan visi, misi, dan sejumlah program prioritas untuk periode kepemimpinan 2026–2034. Ia menargetkan Desa Wadas menjadi salah satu desa terbaik di Kabupaten Karawang melalui penguatan ekonomi masyarakat, pembenahan tata kelola pemerintahan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga  ‎Halim Topan Nomor Urut 3 Calon Kades Wadas, Usung Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Desa

Salah satu program unggulan yang diusung Budi Georn adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembentukan Balai Latihan Kerja (BLK) sesuai bidang keahlian.

Program tersebut dirancang untuk membekali generasi muda Desa Wadas dengan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja, sehingga mereka memiliki peluang lebih besar untuk bersaing mendapatkan pekerjaan, termasuk di sektor industri.

Di bidang pemerintahan, Mashudi menempatkan pembenahan sistem, aturan, dan tata kelola Pendapatan Asli Desa (PADes) sebagai salah satu prioritas. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat administrasi pemerintahan desa sekaligus meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan. Menurutnya, infrastruktur yang memadai menjadi faktor penting untuk menunjang mobilitas warga, akses pendidikan, aktivitas perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam sektor ekonomi, Budi Georn mengusung program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui wadah bernama Momika, singkatan dari Momi atau Ibu Karawang.

Baca Juga  ‎Halim Topan Nomor Urut 3 Calon Kades Wadas, Usung Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Desa

Program tersebut dirancang untuk membantu pelaku UMKM membangun identitas merek, mendapatkan pendampingan usaha, serta mempromosikan produk lokal melalui tempat pameran atau sentra display.

Mashudi juga menggagas kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM. Salah satu peluang yang ingin dimanfaatkan adalah ruang publik dan kawasan strategis, termasuk Kampung Budaya.

Selain pemberdayaan UMKM, ia berencana mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar memiliki arah usaha yang jelas, dikelola secara profesional, dan mampu menghasilkan keuntungan bagi desa.

Menurut gagasan yang disampaikannya, pengelolaan BUMDes perlu melibatkan sumber daya manusia yang kompeten. Hasil usaha dan perkembangannya juga direncanakan dilaporkan secara terbuka melalui forum tahunan Minangkala Desa, sehingga masyarakat dapat mengetahui manfaat serta kontribusi BUMDes terhadap pembangunan desa.

Baca Juga  ‎Halim Topan Nomor Urut 3 Calon Kades Wadas, Usung Peningkatan Pelayanan dan Pendapatan Desa

Mashudi turut menyoroti potensi geografis Desa Wadas yang dilintasi jalur Interchange Karawang Barat serta berada di sekitar aliran Sungai Citarum.

Menurutnya, potensi tersebut dapat dikembangkan untuk mendukung kegiatan pariwisata, promosi produk lokal di lokasi strategis, serta membangun kerja sama dengan sektor industri dan dunia pendidikan.

Di bidang kebencanaan, ia juga mengusulkan pelatihan penyelamatan atau rescue bagi anggota Karang Taruna. Program tersebut ditujukan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai risiko bencana, khususnya banjir.

Melalui rangkaian program tersebut, Mashudi berharap Desa Wadas dapat berkembang menjadi desa yang lebih maju, memiliki tata kelola pemerintahan yang baik, memperkuat ekonomi masyarakat, serta memberikan pelayanan publik yang semakin optimal.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari gagasan dan komitmen yang ditawarkan Budi Georn kepada masyarakat dalam menghadapi Pilkades Wadas 2026.”Pungkasnya(Andyka)

Artikel Lainnya

Tops News

Populer