KARAWANG | INFOKUS.CLICK –Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, menjadi sorotan setelah mendapat kunjungan langsung dari tim Bank Dunia pada Selasa (8/1). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi TPST sekaligus meninjau kebutuhan optimalisasi fasilitas pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Kunjungan tim Bank Dunia ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya antara Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Pemerintah Kabupaten Karawang terkait peningkatan kapasitas dan kinerja TPST Mekarjati. Melalui verifikasi langsung di lapangan, Bank Dunia menilai kelayakan usulan pengembangan sarana dan prasarana yang diajukan.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Bank Dunia, Kementerian Pekerjaan Umum, konsultan NPMC, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Camat Karawang Barat, Lurah Mekarjati, Ketua LPM Mekarjati, serta perwakilan Karang Taruna. Anggota DPRD Kabupaten Karawang Komisi III Fraksi Gerindra, Kaemin Ledeng, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan tingginya perhatian terhadap pengelolaan sampah di Karawang Barat, terutama di TPST Mekarjati sebagai salah satu fasilitas utama pengolahan sampah.
Ketua Karang Taruna Mekarjati sekaligus pengelola TPST Mekarjati, Dede Suryani, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan perhatian Bank Dunia terhadap pengembangan fasilitas TPST.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan tim Bank Dunia dan seluruh pihak terkait. TPST Mekarjati merupakan tulang punggung pengelolaan sampah di wilayah Karawang Barat, sehingga dukungan optimalisasi sangat kami butuhkan,” ujarnya.
Dede menjelaskan bahwa selama ini pengelola telah berusaha memaksimalkan kinerja TPST. Namun, masih terdapat sejumlah aspek yang memerlukan peningkatan, seperti sarana penunjang, armada, dan fasilitas pengolahan.
Melalui proses evaluasi dan verifikasi langsung di lapangan, para pihak berharap pengajuan kebutuhan pengembangan TPST Mekarjati dapat segera direalisasikan. Optimalisasi fasilitas dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah sekaligus mendukung kebersihan lingkungan di Karawang Barat.
“Dengan adanya verifikasi dari Bank Dunia, kami berharap proses persetujuan dan realisasi kebutuhan TPST Mekarjati dapat berjalan lebih cepat. Kami siap bekerja sama dengan pemerintah dan seluruh pihak untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik di Karawang,” Pungkasnya (Andyka)

