KARAWANG | INFOKUS.CLICK – Banjir kembali melanda wilayah perbatasan Kelurahan Tanjung Mekar dan Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat. Salah satu penyebab utama banjir tersebut diduga akibat akses jalan perbatasan yang belum selesai dibangun, sehingga air dengan mudah masuk ke area permukiman warga.
Lurah Tanjung Mekar, Saripudin, mengatakan bahwa kondisi tersebut berdampak langsung pada rumah-rumah warga, terutama saat debit air meningkat di atas rata-rata.
“Air sangat mudah masuk ke wilayah Tanjung Mekar dan Tanjungpura karena jalan perbatasan belum tuntas,” ujarnya saat meninjau lokasi banjir.
Di wilayah Kampung Benteng, khususnya RW 07 hingga RW 08, ketinggian air dilaporkan cukup signifikan. Peninjauan lapangan dilakukan bersama Camat Karawang Barat, Babinsa, Bhabinkamtibmas Polri Kelurahan Tanjung Mekar, serta Sekretaris Kelurahan Tanjung Mekar.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, pihak kelurahan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat. Berdasarkan data terbaru, tercatat 308 warga terdampak banjir di wilayah tersebut.
“Data sementara yang masuk ada 308 orang terdampak. Kami langsung menyalurkan bantuan sembako untuk meringankan beban warga,” jelas Saripudin.
Selain bantuan, Lurah Tanjung Mekar juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air. Warga diminta untuk menjaga keselamatan serta mengamankan barang-barang berharga.
“Kami mengimbau warga untuk lebih berhati-hati, memperhatikan kondisi air yang semakin tinggi, dan menjaga barang-barang penting,” tambahnya.
Ke depan, pihak kelurahan berharap pembangunan jalan perbatasan kelurahan Tanjungpura– kelurahan Tanjung Mekar dapat segera diselesaikan sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.
Lokasi banjir berada di Kampung Benteng RT 06 RW 08, Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat,”Pungkasnya(Andyka)

