Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

Trending

― Advertisement ―

spot_img

Nasional

Karang Taruna Karawang Barat Ancam Gelar Aksi Lebih Besar Jika Perizinan THM TNM Karawang Belum Jelas

KARAWANG | INFOKUS.CLICK – Karang Taruna Kecamatan Karawang Barat menegaskan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila Pemerintah Kabupaten Karawang...

Peristiwa

Biaya Samen di TKQ IBEC Cibuaya Dipersoalkan, Orang Tua Pertanyakan Dasar Hukum dan Transparansi Pengelolaan Dana

KARAWANG | INFOKUS.CLICK –Keluhan terkait biaya kegiatan samen atau perpisahan siswa di TKQ IBEC, Desa Cibuaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan sejumlah wali murid. Mereka mempertanyakan dasar penetapan biaya kegiatan yang dinilai cukup membebani orang tua siswa.Jumaat 5/6/2026

Berdasarkan informasi yang dihimpun, biaya kegiatan samen awalnya ditetapkan sebesar Rp170 ribu per siswa. Namun, dalam perkembangannya terdapat tambahan biaya sebesar Rp25 ribu sehingga total pembayaran yang harus ditanggung setiap siswa mencapai Rp195 ribu.

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku keberatan dengan adanya kenaikan biaya tersebut. Menurutnya, sejumlah orang tua mempertanyakan alasan penambahan biaya setelah nominal awal sebelumnya telah disepakati.

“Kami ingin mengetahui dasar penetapan biayanya. Awalnya Rp170 ribu, kemudian ada tambahan Rp25 ribu sehingga total menjadi Rp195 ribu per anak. Yang menjadi pertanyaan, apakah kebijakan ini sudah sesuai aturan atau belum,” ujarnya.

Selain menyoroti besaran biaya, para wali murid juga meminta adanya transparansi terkait penggunaan dana kegiatan. Mereka berharap pihak sekolah, komite sekolah, maupun yayasan dapat menyampaikan rincian anggaran secara terbuka kepada seluruh orang tua siswa.

“Kalau memang ada kebutuhan anggaran tambahan, seharusnya disampaikan secara jelas dan terbuka. Berapa dana yang terkumpul, digunakan untuk apa saja, serta siapa yang menyetujui penambahan biaya tersebut,” tambahnya.

Tak hanya itu, sejumlah orang tua juga mempertanyakan mekanisme persetujuan yang dilakukan pihak sekolah. Mereka menilai perlu adanya jaminan bahwa persetujuan diberikan secara sukarela tanpa tekanan sosial ataupun rasa sungkan terhadap pihak sekolah maupun pihak terkait lainnya.

Wali murid juga meminta penjelasan mengenai status biaya kegiatan tersebut, apakah termasuk pungutan yang bersifat wajib atau sumbangan sukarela. Pasalnya, kedua istilah tersebut memiliki perbedaan mendasar dalam aspek pengelolaan dan pertanggungjawaban dana pendidikan.

Selain itu, muncul pertanyaan mengenai dasar hukum yang digunakan dalam penetapan biaya kegiatan samen tersebut, termasuk apakah kebijakan yang diambil telah mempertimbangkan ketentuan yang mengatur pengelolaan dana pendidikan serta peran komite sekolah dalam kegiatan yang melibatkan kontribusi dari orang tua murid.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak TKQ IBEC maupun pengurus yayasan belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai pertanyaan yang disampaikan wali murid. Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui pesan WhatsApp yang sebelumnya terkirim dan menunjukkan tanda dua centang. Namun, hingga beberapa waktu tidak terdapat tanggapan.

Saat dilakukan konfirmasi ulang, pesan yang dikirimkan hanya menunjukkan satu tanda centang sehingga belum dapat dipastikan apakah pesan tersebut telah diterima oleh pihak yang bersangkutan.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak TKQ IBEC, komite sekolah, maupun yayasan guna memberikan penjelasan atas berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah para wali murid terkait biaya kegiatan samen tersebut.”Pungkasnya (Andyka)

Artikel Lainnya

Tops News

Populer